Berita Kanwil

Berita dan informasi terbaru seputar kegiatan, program, serta capaian Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara.

Pertajam Integritas Operator Kehumasan, Tekan Arus Berita Negatif, Ditjenpas Malut Beri Penguatan Videografis dan Presrilis Pemasyarakatan

Kegiatan | Komunikasi Publik | 01 October 2026

TERNATE - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara terus memperkuat kapasitas dan integritas operator kehumasan melalui kegiatan sosialisasi kehumasan dan pemberitaan pemasyarakatan yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom di Aula Gamalama, Kamis (01/10). Kegiatan tersebut memberikan penguatan dalam bidang videografis serta teknik penulisan rilis berita yang akurat dan aktual sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyampaian informasi Pemasyarakatan kepada publik.

Penguatan kapasitas peserta turut menghadirkan jurnalis Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Maluku-Malut dan jurnalis CNN Indonesia TV Maluku Utara sebagai narasumber. Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek teknis dan substantif dalam pengelolaan informasi, mulai dari teknik pengambilan gambar dan video, pelaksanaan wawancara, hingga penyusunan berita yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi operator kehumasan dalam menyajikan informasi Pemasyarakatan yang aktual, akurat, dan konstruktif. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara, Bagus Kurniawan, dan diikuti oleh jajaran pengelola kehumasan Kanwil serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Bimtek juga diikuti secara virtual oleh operator humas Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah dan Gorontalo.

Dalam arahannya, Kakanwil menekankan bahwa kehumasan memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada publik. Humas tidak hanya bertugas menyampaikan berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab memastikan setiap informasi yang dipublikasikan dapat dipahami secara utuh. “Informasi adalah jembatan antara institusi dan masyarakat. Karena itu, setiap informasi yang disampaikan harus aktual, akurat, dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi.” tegas Bagus Kurniawan.

Kehadiran praktisi media memberikan perspektif langsung mengenai bagaimana sebuah informasi dikemas agar memiliki nilai berita, mudah dipahami, serta tetap memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan. Lebih dari sekadar peningkatan keterampilan teknis, kegiatan ini menegaskan bahwa kehumasan merupakan bagian dari wajah organisasi. Setiap foto, video, dan berita yang dipublikasikan bukan hanya merekam sebuah kegiatan, tetapi juga membentuk pemahaman publik terhadap kinerja dan pengabdian Pemasyarakatan.